PALANGKA RAYA – Usai menghadiri dan menyaksikan langsung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pengelolaan Edotel Kartini Palangka Raya antara SMK Negeri 3 Palangka Raya dan PT Berkah Bersinar Abadi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, melanjutkan agenda dengan meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah tersebut, Senin (27/10/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan ini menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berhenti pada kerja sama industri, tetapi juga menyentuh langsung proses evaluasi akademik siswa di satuan pendidikan.

Saat memasuki ruang ujian, Reza Prabowo tampak menyapa dan berinteraksi dengan para peserta didik yang tengah fokus mengerjakan soal TKA. Ia memberikan motivasi agar siswa tetap percaya diri, tenang, dan berkonsentrasi penuh selama ujian berlangsung.

“Saya senang bisa melihat langsung semangat anak-anak kita. Mereka sangat antusias mengikuti tes ini. Saya ingin mereka tetap tenang, fokus, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal di luar ujian,” ujarnya.

Di balik pelaksanaan TKA, Reza Prabowo juga menyoroti adanya sejumlah kendala teknis yang sempat muncul, seperti gangguan sinyal dan sistem ujian yang mengalami error. Menurutnya, persoalan teknis tidak boleh berdampak pada konsentrasi peserta maupun hasil penilaian.

“Kendala teknis jangan sampai mengganggu mereka, apalagi sampai mengurangi nilai. Masalah sinyal atau sistem error harus segera ditangani. Panitia dan pengawas wajib sigap agar ujian tetap berjalan lancar,” tegasnya.

Ia menilai, dalam sistem evaluasi berbasis teknologi, kesiapan infrastruktur dan respons cepat tim teknis menjadi faktor krusial demi menjaga keadilan bagi seluruh peserta.

Meski demikian, Reza Prabowo mengapresiasi langkah cepat pihak SMKN 3 Palangka Raya dalam mengatasi kendala yang terjadi di lapangan. Menurutnya, kesiapan sekolah dalam mengantisipasi dan menangani persoalan teknis menunjukkan komitmen menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan ujian.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dari proses seleksi dan evaluasi kemampuan siswa yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pendidikan.

“Ujian ini bukan hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga karakter dan kejujuran. Karena itu, integritas, objektivitas, dan transparansi harus dijaga oleh semua pihak,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan seluruh sekolah di Kalimantan Tengah agar memastikan setiap tahapan ujian berjalan sesuai prosedur, adil, dan berpihak pada kepentingan peserta didik.

Peninjauan langsung oleh Kadisdik Kalteng ini dinilai sebagai pesan kuat bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serius membenahi pendidikan dari hulu ke hilir—mulai dari penguatan kerja sama industri, pengelolaan aset sekolah, hingga proses evaluasi akademik siswa.

Dengan pengawasan langsung tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di sekolah-sekolah berjalan lancar, kondusif, dan mencerminkan prinsip keadilan serta kualitas pendidikan yang berkelanjutan. (AB)