BARITO UTARA, SN – Peringatan Hari Pahlawan dinilai harus dimaknai sebagai pengingat untuk terus mengabdi dan bekerja nyata bagi kepentingan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, di Muara Teweh, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada Senin, 11 November 2025. Ia menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan dan keberpihakan kepada rakyat.

H. Taufik Nugraha mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merenungkan pengorbanan para pendahulu bangsa yang telah berjuang tanpa pamrih demi masa depan Indonesia.

“Hari Pahlawan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merenungkan pengorbanan para pendahulu. Mereka berjuang tanpa pamrih, dengan tekad dan ketulusan demi masa depan bangsa. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu melalui pengabdian, kerja keras, dan keberpihakan kepada rakyat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai luhur para pahlawan, seperti kejujuran, keberanian, dan kesederhanaan, sebagai landasan moral bagi aparatur negara dan wakil rakyat dalam menjalankan amanah.

“Sebagai wakil rakyat, kami harus meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Semangat gotong royong dan cinta tanah air harus terus dipelihara dalam setiap kebijakan dan tindakan,” tambahnya pada Selasa, 11 November 2025.

Rangkaian peringatan Hari Pahlawan diakhiri dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan serta doa bersama untuk keselamatan dan kejayaan bangsa. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan tekad masyarakat dalam meneruskan cita-cita para pahlawan.

DPRD Kabupaten Barito Utara, lanjut H. Taufik Nugraha, berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

“Kami akan terus berupaya menciptakan kebijakan yang berpihak pada rakyat, serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Barito Utara,” pungkasnya.