MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh mengabaikan kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Kamis (29/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pesatnya pembangunan fisik seperti gedung dan jalan, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang bersih, sehat dan terjaga.

Menurutnya, Kabupaten Barito Utara harus berkembang menjadi daerah modern tanpa meninggalkan prinsip pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga kelestarian alam dan kualitas hidup masyarakat,” tegas H. Shalahuddin.

Ia menilai Dinas Lingkungan Hidup memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan perlindungan ekosistem.

Karena itu, pengawasan terhadap dampak lingkungan dari berbagai aktivitas pembangunan diminta dilakukan secara serius, profesional dan berkelanjutan agar kerusakan lingkungan dapat dicegah sejak dini.

Bupati juga menyampaikan bahwa lingkungan yang sehat akan memberikan dampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hidup masyarakat, sehingga harus dipandang sebagai aset jangka panjang daerah.

Menurutnya, kebersihan lingkungan, kualitas udara dan kelestarian alam merupakan bagian penting dari keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya, bukan sekadar capaian ekonomi semata.

Ia berharap integrasi antara pembangunan dan pelestarian lingkungan dapat menjadi ciri khas Kabupaten Barito Utara di masa mendatang, sehingga daerah mampu berkembang tanpa kehilangan keseimbangan alam.

Dengan komitmen tersebut, H. Shalahuddin optimistis Barito Utara dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menerapkan pembangunan berkelanjutan dengan menyeimbangkan kebutuhan manusia, pembangunan dan kelestarian lingkungan. (Shp)