PALANGKA RAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan pengaruh digital yang semakin kuat, Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) hadir sebagai ruang pembinaan karakter bagi pelajar Kalimantan Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 31 Oktober hingga 2 November 2025, di kawasan GOR Serbaguna Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya ini melibatkan ribuan pelajar SMA dan SMK dari berbagai daerah di Kalteng. Persami merupakan hasil sinergi Kodam XXII/Tambun Bungai dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menekankan bahwa tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga krisis nilai, lunturnya disiplin, serta pengaruh negatif lingkungan dan media digital.

“Generasi muda harus dibekali karakter kuat agar tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman. Bela negara dimulai dari disiplin, tanggung jawab, dan sikap cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Pangdam, pelajar perlu memiliki ketahanan mental dan moral agar mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya. Ia berharap kegiatan seperti Persami menjadi wadah pembentukan jati diri pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo menilai Persami Bela Negara sebagai bagian dari strategi pendidikan karakter yang melengkapi pembelajaran akademik di sekolah.

“Anak-anak kita saat ini sudah akrab dengan teknologi dan digitalisasi. Karena itu, penguatan karakter menjadi kunci agar kecerdasan yang mereka miliki diimbangi dengan etika, disiplin, dan nasionalisme,” kata Reza.

Ia menjelaskan, Persami Bela Negara tidak hanya diikuti secara luring, tetapi juga dilaksanakan secara virtual di sekolah-sekolah daerah, sehingga nilai-nilai bela negara dapat diterima secara merata oleh seluruh pelajar Kalteng.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti pembinaan kedisiplinan, latihan baris-berbaris, diskusi kebangsaan, pembinaan rohani, hingga motivasi kepemimpinan. Aktivitas-aktivitas ini dirancang untuk membangun sikap tangguh, kerja sama, serta rasa tanggung jawab sosial.

Persami Bela Negara KKRI 2025 diharapkan menjadi penguat peran sekolah sebagai benteng moral dan karakter pelajar di Kalimantan Tengah, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara menuju Indonesia Emas 2045. (AB)