PALANGKA RAYA – Persaingan sektor properti di Kota Palangka Raya kian memanas. Di tengah dominasi pengembang lama, PT Hayyan Mahakarya Property (Hayyan Property) justru muncul sebagai pemain baru yang agresif dan mulai mencuri perhatian pasar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Belum genap dua tahun berdiri, pengembang ini tercatat telah mengembangkan puluhan unit hunian di sejumlah titik strategis. Tak hanya menawarkan rumah, Hayyan Property mengusung pendekatan berbasis kepercayaan—strategi yang diklaim menjadi kunci penetrasi pasar mereka.

Menggunakan slogan “Membangun Kepercayaan, Wujudkan Rumah Impian”, perusahaan ini menempatkan aspek legalitas, kualitas bangunan, hingga kenyamanan lingkungan sebagai daya jual utama.

Direktur Hayyan Property, H. Juliansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin sekadar menjadi penjual rumah di tengah maraknya proyek properti.

“Kami tidak hanya membangun rumah, tapi juga membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat. Mulai dari kualitas hunian, legalitas, hingga lokasi kami pastikan benar-benar diperhatikan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Langkah ekspansi Hayyan Property terbilang cepat. Pada 2024, proyek perdana mereka di Jalan Kalibata V menghadirkan delapan unit rumah tipe 36 komersial dalam kawasan Grand Mahakarya.

Setahun berselang, pengembangan meningkat melalui proyek Arunika Residence di Jalan Kalibata Induk dengan 20 unit rumah tipe 45 hingga 100—menyasar segmen menengah dengan desain yang lebih luas dan modern.

Memasuki 2026, ekspansi semakin agresif. Melalui proyek Royal Mazaya di kawasan Jalan G Obos 24, tepatnya Jalan Temanggung Kayau, perusahaan ini membangun 60 unit rumah yang terdiri dari hunian subsidi dan komersial.

Jika ditotal, dalam waktu singkat Hayyan Property telah mengembangkan sedikitnya 88 unit rumah—angka yang cukup signifikan untuk pemain baru di pasar lokal.

Tak hanya mengandalkan pembangunan fisik, perusahaan ini juga aktif melakukan promosi melalui berbagai pameran properti. Strategi ini dinilai efektif dalam membangun kedekatan sekaligus kepercayaan dengan calon konsumen.

Lonjakan jumlah proyek dari tahun ke tahun menjadi sinyal kuat tingginya minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. Di sisi lain, fenomena ini juga memunculkan pertanyaan: apakah pasar properti Palangka Raya mulai bergeser ke pemain baru dengan pendekatan yang lebih adaptif?

“Alhamdulillah, kami tidak menyangka respons masyarakat Kalimantan Tengah sejauh ini sangat positif,” kata Juliansyah.

Dengan tren pertumbuhan yang konsisten, Hayyan Property kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu pengembang potensial di Kalimantan Tengah. Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi kualitas di tengah ekspansi yang terus melaju.