MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bagi jajaran pimpinan daerah sebagai langkah memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kepemimpinan birokrasi di era digital.
Kegiatan bertema “Manusia Digital 1.0.1” tersebut dilaksanakan di Menara 165, Jakarta, Senin, 19 Januari 2026, sebagai bagian dari program pembekalan kepemimpinan di awal masa kerja Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan.
Bupati H. Shalahuddin menegaskan, pelatihan itu menjadi langkah strategis untuk membentuk aparatur pemerintah yang tidak hanya memiliki kompetensi dan kemampuan teknis, tetapi juga integritas serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Kesuksesan 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas Barito Utara sangat ditentukan oleh kesiapan mental dan dedikasi para pelaksananya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun landasan kepemimpinan yang kuat dan berhati bersih—pemimpin yang bebas dari dendam dan ego, namun tak terbatas dalam pengabdian,” tegas Bupati.
Pelatihan tersebut menghadirkan motivator nasional ESQ, Ary Ginanjar, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan digital dan kekuatan spiritual dalam membentuk karakter pemimpin masa depan.
Konsep “Manusia Digital 1.0.1” sendiri menggambarkan sosok pemimpin yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai keikhlasan, integritas, dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk mengamalkan tujuh nilai utama, yakni kejujuran, tanggung jawab, wawasan luas, disiplin, gotong royong, keadilan, dan kepedulian sebagai fondasi membangun Barito Utara yang lebih maju.
“Mari kita awali pembenahan dari diri masing-masing, dari hati yang suci, untuk Bumi Iya Mulik Bengkang Turan tercinta,” ajak H. Shalahuddin.
Program ESQ tersebut mendapat respons positif karena dinilai mampu memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas aparatur, sehingga diharapkan berdampak langsung terhadap percepatan pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Barito Utara. (Shp)





