MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop-UKM) menggelar Pelatihan Teknologi Digital bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Aula Disnakertranskop-UKM Barito Utara, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 pelaku usaha mikro dan kecil dengan menghadirkan narasumber dari LPK Greenery Business Coaching atau Lembaga Nusantara Gilang Gemilang Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Disnakertranskop-UKM Barito Utara, M. Mastur, melalui sambutan tertulis yang dibacakan JF Pengembang Kewirausahaan Eneng Samsiah, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia UMKM menjadi langkah penting untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat di era digital.
“Dengan SDM yang terlatih dan berkualitas, pelaku UMKM akan lebih produktif, efisien, inovatif, serta mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan keuntungan usaha,” ujar Eneng Samsiah membacakan sambutan Kepala Dinas.
Menurutnya, pembinaan dan pengembangan UMKM menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkuat produktivitas dan daya saing usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Melalui berbagai program pelatihan, termasuk pelatihan teknologi digital, pemerintah daerah berharap mampu mendorong tumbuhnya usaha mandiri masyarakat serta membantu menekan angka pengangguran, inflasi dan kemiskinan di Kabupaten Barito Utara.
Sementara itu, Kepala Bidang UKM Disnakertranskop-UKM Barito Utara yang diwakili Migusbat Kristi menyebut UMKM memiliki peran besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Melalui pelatihan teknologi digital ini, kami berharap para peserta mampu memanfaatkan teknologi untuk pemasaran digital, pengelolaan data usaha serta pengembangan strategi bisnis yang efektif sehingga dapat meningkatkan penjualan dan daya saing usaha,” jelas Migusbat Kristi.
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam strategi pemasaran digital, pemanfaatan digital marketing, penguatan komunikasi dengan konsumen hingga perluasan pasar produk secara online.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan secara optimal dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat. (Shp)





