PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan konsep seragam terpadu bagi siswa baru SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) melalui Program Strategis Pendidikan Tahun 2026 yang diluncurkan di Aula Jayang Tingang, Kamis (5/3/2026).
Melalui program tersebut, seluruh siswa kelas X di Kalimantan Tengah akan menerima seragam Batik Huma Betang dan pakaian olahraga dengan desain yang sama di seluruh kabupaten dan kota.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan program itu tidak hanya menjadi bentuk bantuan pendidikan, tetapi juga bagian dari penguatan identitas dan kebersamaan pelajar di Kalimantan Tengah.
“Untuk seragam batik dan olahraga itu serempak se-Kalteng. Jadi seluruh siswa memiliki identitas yang sama sebagai pelajar Kalimantan Tengah,” ujar Reza.
Selain bantuan seragam, pemerintah provinsi juga menyalurkan dukungan perlengkapan sekolah lainnya melalui dana BOSDA, seperti tas, buku, dan sepatu sekolah guna memenuhi kebutuhan dasar pendidikan siswa secara merata.
Program bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam memperkuat pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah Kalteng.
Pemerintah berharap konsep seragam terpadu itu mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, memperkuat karakter pelajar daerah, serta mendorong semangat belajar siswa di seluruh Kalimantan Tengah. (DIN)





